Berita Terkini

Bedah Buku " Babad Malang "
06-03-2017 10:00

Tempat Pelaksanaan : Hotel Solaris Kel. Banjararum Kec. Singosari Kab. Malang Tanggal Pelaksanaan : 02 Maret 2017 Moderator : Abdul Malik Narasumber : 1. Besar Edy Santoso, SH, MH 2. Drs. Asimanudin Ismain, M.Pd 3. Dr. Blasius Suprapto, M.Hum 4. Dr. Riyanto, M.Hum

Tujuan pelaksanaan kegiatan yaitu :

a.      Menggali khasanah budaya Kabupaten Malang sebagai referensi atau dasar pertimbangan kebijakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang dalam rangka pelaksanaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Malang ke-1297.

b.     Membentuk ikon wisata budaya Kabupaten Malang.

c.      Menumbuhkan nasionalisme sekaligus sebagai media pembelajaran bagi generasi muda yang ada di Kabupaten Malang.

Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Bupati Malang sekaligus membuka kegiatan secara resmi, dan isi dari sambutan Bupati Malang adalah :

Secara pribadi Bupati Malang berterima kasih kepada penulis buku Babad Malang yaitu Besar Edy Santoso, SH, MH karena telah mencurahkan usaha yang besar dalam mendapatkan dukungan data, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri yang berupa prasasti atau surat lontar maupun arsip yang sebagian besar tidak tersimpan di dalam negeri. Dukungan data juga didapat dari kumpulan catatan para sejarahwan, antropolog dan pegiat sejarah.Namun dari semua itu kebenarannya perlu untuk diuji dalam rangka mencari keterkaitan dengan sejarah Kabupaten Malang.Kebenaran sejarah sulit untuk diuji secara otentik, tetapi dengan mengkaitkan data-data yang ada bisa ditemukan runtutan peristiwa sejarah yang pernah terjadi secara kronologis.Karena tidak dapat dipungkiri, bukti-bukti sejarah sudah tertinggal / terlewat 100 sampai 200 tahun yang lalu (8 generasi).Benda-benda peninggalan sejarah banyak yang terbawa ke luar negeri yang bisa jadi merupakan artefak penting dalam menguak fakta-fakta sejarah kita.Seperti kita ketahui bersama, tahun sejarah tidak dapat diubah karena tertulis pada prasasti.Dan penulis memiliki tendensi untuk memuji seorang tokoh disaat seseorang ini masih menjabat / memiliki jabatan tinggi. Tetapi apabila sudah turun tahta maka bisa saja seorang penulis menuliskan hal-hal yang tidak  baik dari seseorang. Akhirnya semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi Kabupaten Malang.